Wednesday, May 06, 2015

Sekilas Pandang Perkembangan E-Commerce 2015

Baru sadar kalau sudah lama sekali tidak bercuap-cuap di blog ini setelah sekian tahun. Kali ini saya akan menulis sekilas pandang tentang perkembangan e-commerce Indonesia menginjak tahun 2015.

Eitss... sebelumnya mari kita samakan persepsi tentang apa itu E-Commerce? Kalau saya pribadi lebih suka menyebutkan perdagangan elektronik biar pembaca ga terlalu pusing mikirnya. Dari beberapa artikel yang saya baca, peningkatan pemakai internet di Indonesia dari tahun ke tahun sangat besar yakni 63 juta di 2012, 71 juta di 2013, 107 juta di 2014, dan diperkirakan 139 juta di 2015. Sementara itu menurut "Badan Pusat Statistik (2010): Jumlah Penduduk berdasarkan Jenis Kelamin dan Kelompok Usia, 06-05-2015, http://data.go.id/dataset/jumlah-penduduk-berdasarkan-jenis-kelamin-dan-kelompok-usia" (maaf terpaksa ditulis panjang karena aturannya seperti itu kalau mengutip dari data.go.id)  jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2015 mencapai 235 juta, jadi bisa dibayangin kalau sekitar 59% masyarakat Indonesia sudah melek Internet.

Dari angka-angka di atas tentunya membuat banyak sekali pebisnis dalam negeri atau luar negeri mulai mencoba peruntungan dengan memasuki pasar e-commerce. Mulai dari bidang jasa jual beli barang elektronik, pakaian, dan makanan bisa berkumpul dalam satu situs seperti Kaskus, Bhinneka, Lazada, OLX, dll. Di bidang jasa transportrasi, hotel dan travel mulai berkembang situs seperti Traveloka, Agoda, Drive.ID, dll. Nah untuk bidang jasa lainnya bisa di googling aja sesuai kebutuhan anda, hehehe...

Nah sebenarnya kenapa sih e-commerce ini bisa berkembang pesat? Selain alasan pengguna internet yang semakin banyak, menurut saya faktor utamanya adalah karena orang mulai malas untuk pergi keluar rumah datang ke toko lihat-lihat lalu beli. Sebagai contoh saat saya lagi butuh senter yang saya lakukan adalah browsing toko senter online dan dapatlah di Semarang sana, padahal kalau dipikir-pikir apakah di Surabaya tidak ada? Tentu saja ada, tapi saya-nya yang malas untuk keluar rumah, hehehe... Pola masyarakat seperti ini biasa ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta & Surabaya.

Kira-kira cukup sekian saja dari saya, semoga bisa mengisi waktu luang pembaca pas lagi nganggur ga ada kerjaan hingga nyasar ke blog saya.. huahahaha...

Sampai jumpa di artikel selanjutnya, have a nice day..^.^


*sumber data artikel :