Hola guys.. BS (singkatan dari Benny S) lagi bingung bin galau sejak Desember 2017 nih, si Vivi (Grand Livina 2008) sudah dimasukin ke showroom kakak jadi sehari-hari kendaraan hanya si Lolita (sepeda lipat Polygon Urbano 3.0). Kalau dipikir-pikir pakai sepeda untuk sehari-hari itu sudah lebih dari cukup (GO GREEN, haha...) mengingat BS jarang kemana-mana dan pakai Taksi Online bila keperluan mendesak. Tapi semenjak ada 1x kejadian tidak nyaman dengan sopir Taksi Online BS jadi terpikir untuk beli sepeda motor lagi saja.
Nah beberapa pilihan sepeda motor muncul dibenak BS seperti:
1. Suzuki Satria FU (idaman dari jaman SMA, ayago mahal dulu masih import)
2. Yamaha Fino / Honda Scoopy (lucu liatnya retro banget)
3. Yamaha Nmax / Honda PCX (naksir dari jaman kuliah si PCX tapi mahal)
4. Yamaha R15 / Suzuki GSX 150 (abg jaman 90-an pasti selalu berharap punya motor fairing kan? hahaha...)
Akhirnya dengan beberapa pertimbangan seperti:
1. Kebutuhan untuk apa?
--> Perjalanan jauh sebulan sekali dari Surabaya ke Kediri, tau sendiri kan jalannya sucks banget, ntah dosa para pemilik truk yang kurang sadar diri dengan muatan berlebih atau kurangnya pengawasan dari pihak berwenang sehingga jalan ancur cur cur.
2. Nilai penyusutan besar atau kecil?
--> BS suka melakukan perhitungan yang agak njelimet seperti dulu 2007 dibelikan orang tua Mio Sporty seharga 11jt, lalu dijual pada tahun 2017 dengan harga pasaran sekitar 3jt-an. Tapi karena ada sodara yang butuh jadi dilepas dengan harga jauh di bawah itu (maunya dikasih gratis tapi ga mau, hehe...). Nah anggap laku 3jt setelah 10 tahun maka terlepas dari segala macam biaya perawatan jadi harga Mio hanya 8jt, dibagi 10th ketemu 800rb per tahun, dibagi 12 bulan jadinya cuman 66rb per bulan. Tuh angka yang kecil kan hahaha...
3. Biaya perawatan
--> Sampai saat ini BS masih merasa harga sparepart Yamaha adalah termurah bila dibandingkan Suzuki & Honda. Selama 10 tahun menggunakan Mio hanya 1x saja kena Silinder Sekunder 450rb (kalau tidak salah), selebihnya cuman ganti V-belt, Filter, Lampu, dan Shock belakang.
4. Kualitas fisik motor
--> Nah ini selama pakai Mio ga pernah ada bunyi-bunyi getar yang BS dapatkan di Honda Supra, Grand Astrea, Tiger 2000, Suzuki Tornado GX.
BS pada akhirnya bisa mencoret beberapa kendaraan dalam daftar di atas seperti nomer 1,2, dan 4 lalu mengerucut hanya pada Nmax vs PCX.
Dalam 2 bulan terakhir ini banyak artikel yang BS baca mengenai kedua motor tersebut dan paling lucu adalah saat komentar-komentar banci di kolom artikel para blogger yang saling menyudutkan dengan bahasa-bahasa yang tidak terhormat. Kenapa BS bilang banci ya simpel aja kagak berani pasang nama asli dan kontak email atau website mereka. BS merasa kok sedih ya orang kita masih seperti itu, kayak tidak pernah di didik unggah-ungguh (sopan santun) sama orang tuanya.
Kedua motor ini memiliki nilai plus minus masing-masing dari sudut pandang BS, mohon dicatat BS bukan profesional penguji motor atau pengamat otomotif.
- Yamaha Nmax: harga lebih murah, bisa langsung beli tanpa menunggu lama, sudah teruji performa selama 2 tahun (ketahuan apa aja penyakitnya), tapak kaki lebih leluasa, bentuk tengah sampai belakang menarik, tapi tampak depan kurang menarik, masih pakai kunci manual.
- Honda PCX: harga lebih mahal sedikit, harus inden dan lama, belum teruji performanya, tapak kaki cukup leluasa tapi tidak untuk kaki BS, tampak depan cuantik banget tapi tengah ke belakang BS tidak suka, smart key bikin hati lega kalau lagi parkir di luar (BS sangat butuh fitur ini kalau punya motor di Indo).
Sebenarnya ada banyak lagi kelebihan PCX yang banyak dibicarakan oleh para blogger seperti starter halus (ACG), start-stop system, ABS tidak ndut-ndut, handling lincah, bbm irit, dll. Namun balik lagi ke pasal 1 yakni kebutuhan, BS butuhnya yang simple saja dan tinggal datang ke dealer mana yang salesnya sopan dikasih duit cash ga cemberut, ada uang ada barang, motor siap untuk dibocel-bocelkan selama di parkiran kos.
Jadi kesimpulannya untuk saat ini Yamaha Nmax harusnya sesuai dengan pertimbangan pribadi BS (semoga saja). Tapi masih ada beberapa hari sebelum BS pulang ke rumah dan menuju dealer, semua bisa berubah tergantung mood, haha...
Ingat, artikel ini adalah opini pribadi penulis dan tidak ada niat untuk menyudutkan produk salah satu produk. Semua produk pasti ada nilai plus minus, tinggal mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Andai BS punya uang lebih tentunya pilihan sudah pasti ke
BWM 650 GT atau
Honda Gold Wing, ga perlu baca-baca review sana-sini mah kalau dua motor ini, langsung tebassss!!! haha...
Matur nuwun sudah membaca dan bantu membagikan artikel ini.
Silahkan kontak saya di:
- email: loyal_cloud@yahoo.com